
Terkadang kita agak kesulitan dalam menghitung tetesan infus yang akan kita berikan kepada seorang pasien, berikut tips2 nya
RUMUS
1 cc = 20 tetes makro = 60 tetes mikro
contoh soal :
1. infus 500 cc diberikan kepada seorang pasien 20 tetes makro/ menit habis dalam berapa jam? jika dalam micro?
jawab : 1 cc = 20 tetes makro --> berarti pasien diberikan 1 cc/ menit
infus yang tersedia 500 cc --> = akan habis dalam 500 dibagi 60 menit = 8,333 jam
kalo dalam micro tinggal di kali 3 aja. jadinya = 24,99 jam.
2. berapa tetes macro per menit tetesan 500 cc infus RL harus diberikan agar habis dalam 4 jam?
jawab : 500 cc dibagi 4 jam = 125 cc --> ini jumlah cc RL yang harus diberikan per jamnya
125 cc dibagi 60 = 2,083 cc / menit. ini jumlah cc RL yang harus diberikan per menitnya.
1 cc = 20 tetes makro = 60 tetes mikro jadi 2,083 cc = (2,083 x 20) 41,66 tetes makro = (2,083 x 60) 124,98 tetes mikro. mudah kan?
selamat mencoba!
CARA MENGHITUNG CAIRAN INFUS
TREEBLE
Semua prestasi ini tidak lepas dari kerja keras para punggawa inter, dukungan fans serta peran luar biasa dari jose mourinho yang telah berhasil menata ulang DNA eropa inter sehingga bisa di konversikan menjadi perolehan treeble musim ini. Sejak awal musim banyak pengamat yang meragukan kemampuan inter di eropa, apalagi dengan riwayat sempat terseok2 di penyisihan grup dan dikalahkan barcelona 2-0 di nou camp. Tapi kenyataan berbicara lain, sepak bola efektif yang diprakarsai oleh jose mourinho benar-benar diterjemahkan dengan baik oleh para punggawa inter dilapangan, dan hasilnya : ”treeble winners”.
Banyak orang mengatakan kalo gaya permainan catenacio yang dimainkan inter amat membosankan jika dibandingkan dengan MU dan Barcelona. Mereka mengatakan : ”jika bermain, seolah-olah inter memarkir sebuah bus didepan gawangnya”. Tapi pendapat mereka tidak sepenuhnya benar. Justru pertahanan grendel itulah sisi menarik dari permainan inter. Coba kita lihat catatan statistik permainan inter musim ini saat bermain melawan klub-klub besar, rata-rata ball possesion pasti miring setengah lapangan, tapi rasio shot on target dengan shot on goal musuh sangat rendah dibandingkan dengan inter. Kalo orang banyak bilang inter hanya bisa bertahan kenapa banyak bisa mencetak goal? Lagian kalau musuh menyerang terus masak kita mau nyerang juga kan bodoh namanya! Menurut saya (meskipun jika dicoba melihat dari sudut pandang non interisti) permainan inter memang pasif, tapi begitu mendapat bola permainan inter menjadi sangat menarik, dengan umpan2 pendek melalui kaki sneijder sebagai pengatur serangannya.
Bagaimana jika mourinho pergi? Saya sebagai interisti merasa takut juga mengahadapi kenyataan ini, tapi saya kenbali tersadar bahwa inter kuat bukan hanya karna 1 orang saja, tapi karena peran serta semua pihak! And also the winning DNA was in our blood! So don’t worry guys next trofi will come soon to our hands!
Forza inter!
MEROKOK DAN ANESTHESIA





